setetes air di dedaunan

Sahibul hikayat, setetes air yang jatuh dari dedaunan kedalam kumpulan air di telaga…. Setetes air tadi berteriak minta tolong, agar dia dikeluarkan dari kumpulan air telaga tadi… Toloooong… angkat aku dari kumpulan air rendah ini… Mendengar teriakan ini tetesan lainnya menoleh…., mengapa engkau sebut kami kumpulan air rendah… Hei…kau …dengarkan aku…tidakkah kau lihat darimana asal jatuhku tadi…, coba tatap tempat tinggi itu…itulah asalku… Kalian ini kumpulan rendah yang hanya bergulir dari dalam tanah…tempat yang gelap dan jorok…. Tetesan lain datang mendekat, lalu dijamahnya tetesan yang merasa berasal dari tempat yang tinggi tadi… Sini, mari kemari kawan, katamu tadi kau berasal dari tempat itu…, coba kemari pandang yang kutunjuk… Itu ada gunung, dipuncak gunung itu ada pohon, dan pucuk pohon itulah asalku…. Akh mustahil, gunung begitu jauh bagaimana kau kemari…,sergah si tetes tinggi hati tadi.. Hei..lihat, itu ada parit kecil yang kumpulan air lain yang berkumpul ditelaga ini, itu berasal dari gunung tersebut… Tetes air tadi terdiam tak percaya…. Lalu tiba-tiba kumpulan air tadi mengalir deras, rupanya mereka mendekati air terjun…, he..mengapa ini… Tetes air lainnya tertawa…, kita akan memeasuki wilayah yg disebut sungai…. Apa itu…., tanyanya lagi…yah….kita akan menjalani jalur panjang…menuju kumpulan yang lebih luas lagi…. Disepanjang jalan dia melihat, bermacam-macam asal air…., ada yang berasal dari comberan jorok nan berbuih… Ada yang airnya hitam pekat dan berbau…, namun mereka langsung menyatu dengan kumpulan air sungai….. Ada beberapa tetes yang diketahuinya berasal dari selokan kotor tadi…., mendekat padanya… Lalu dia berteriak…, heh…enyah kalian menjauh dariku…kamu tak pantas dekat denganku… Tetes air comberan tadi heran dan bertanya, ada apa kawan…, tetes tinggi hati itu berteriak lantang… Jangan kau sebut aku kawan, aku bukan kawanmu…. Waktu berjalan terus…dan tibalah mereka ditempat yang maha luas tanpa batas….. Tetes air tinggi hati tadi berseru…tempat apa ini alangkah luasnya…., Hei…bukankah dari sini asalmu…asal kita semua…..sergah setetes yang berasal dari pcuk pohon di puncak gunung tadi.. Kita…., ??? tanyanya… ya…kita…coba engkau lihat , gerakan yang seperti untaian asap yang mengarah ke atas itu disebut memuai, lantaran adanya sinar matahari diatas sana….., lalu diatas akan berkumpul dalam gelombang awan…, lalu ada saat dimana akan ada ruang dingin yang akan mengubah kita kembali menjadi air yang akan membasahi segala tempat yang akan kita timpa, lalu semuanya bergerak menuju tanah atau akan menjadi butiran embun yang akan kembali mengalir kemari… Tetes air, yang merasa dirinya lebih mulia dari yang lain, saat ini merasa sangat malu…, ternyata semua berasal dari tempat yang sama..bernama laut…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Entri Populer


The Best Myspace Stuff